Berlibur bisa kemana saja di
Rasanya juga rugi kalau tak mampir ke lokasi wisata tersebut. Sebab jarang-jarang kita bisa mampir kesana. Mungkin karena informasi mengenai wilayah wisata tersebut juga minim adanya.
1. The House of Sampoerna
Lain lagi kalau kita mampir ke The House of Sampoerna. Di museum pabrik industri rokok Djisamsoe ini kebanyakan barang yang dijual bercorak modernist. Tas-tas travel bag dan backpack, bergantung berwarna- warni dengan harga berkisar Rp. 10.000.
2. Pusat Kerajinan Maju Makmur
Buat kita yang suka barang-barang dari kulit, disarankan mampir ke Pusat Kerajinan Kulit dn Tas Majumakmur di derah Tunggul angin sana . Pusat kerajinan yang diresmikan tahun 1998 ini, memang surganya kerajinan kulit. Berbagai macam aksesori dari kulit berjejer-jejer di toko dengan ramahnya.
Tas, jaket, sepatu, tempat stik golf, juga ada di tempat ini. Harganya bervariasi, mulai dari Rp. 7.000, hingga ratusan ribu. Dan kebanyakan orang yang sempat ditanyai bilang kalau harga disini, jauh lebih bersaing dengan barang serupa di Jakarta .
3. Agro Wisata Bukit Panderman
Kalau kita lebih memilih membawa makanan ketimbang barang untuk oleh-oleh, jangan bingung juga. Di Jawa timur ini gudangnya penganan. Malah, pemandu kami bilang kalau orang Jawa Timur tidak akan memulai makan kalau tidak ada kerupuk di meja makannya. Jadi kebayang khan kalau di Jawa timur, penganan itu sudah menjadi bagian hidup. Makanya jangan heran kalau melihat banyaknya manisan, krupuk, gadung, melinjo emping, uli, roti kering berjejer-jejer di sepanjang jalan. Harganya juga tidk mencekek leher sekali, berkisar antara Rp 7.000 – 10.000 saja.
Dan kalau mau penganan yang unik, karena mewakili sebuah daerah. Coba datangi pusat jajanan di daerah agro wisata bukit Panderman, Malang . Daerah yang terkenal karena produksi apelnya itu kini sudah mulai memvariasikan berbagai jajanan baru disana. Jajanan seperti sirup apel, cuka apel, brem, sari apel, keripik apel, banyak sekali ada disana. Haganya paling tinggi Rp 30.000. Dan gosipnya sekarang banyak banget usahawan makanan dari daerah yang tertraik dengan berbagai inovasi baru tersebut. Kabar terakhir menyebutkan kalau terakhir sudah terkirim sampai 3000 dus sirup apel yang dikirim ke Makassar .
4. Kota Batu Malang
Belum puas juga jajan. Berarti mampir dahulu ke pusat-pusat jajanan yang banyak berada di sekitar pinggiran jalan raya kota Batu. Kios-kios kecil yang mengingatkan kita pada daerah Puncak Pass- Jawa Barat ini, memang menyediakan berbagai makanan khas Jawa Timur.
Buah seperti apel, jeruk hisap dan kupas berjejer menarik mata untuk membeli. Harganya tidak lebih dari Rp 10.000/kilonya. Yang unik lagi disini dan patung buah-buahan dari kayu. Cukup menarik untuk hiasan di samping meja makan kita. Harganya juga paling Rp 5.000-an
Untuk yang benar-benar tidak sempat, karena sibuk sekali berbisnis di kota Pahlawan. Jajanan di dekat bandara bisa jadi alternatif. Di toko yang mirip swalayan kecil ini terdapat kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk daging sapi, kentang kriting, blinjo, sirip ikan hiu, keripik ketam, dan lainnya.
Yang lumayan mengobati rasa malu kita dengan anggota keluarga lain, karena dikira melupakan mereka karena tidak membawa buah tangan. Harganya paling mahal Rp 35.000.
Jadi tunggu apa lagi, selamat berburu oleh-oleh di negeri kejayaan Majapahit itu.


Comments
Post a Comment